Cerita Sex Panas Ini
Berjudul”Cerita Sex Janda Bohay Pengobat Birahiku”Cerita Dewasa,Cerita
Sex,Cerita Panas,Cerita bokep,Cerita Ngentot,Cerita ABG,Cerita
Sedarah,Cerita Tante,Cerita Sex Selingkuh,Cerita Terbaru 2017
Cerita Sex-Ditinggal mati oleh isteri di umur 39 tahun
bukan hal yg menyenangkan. Namaqu Ardy, berasal dari kawasan Timur
Indonesia, tinggal di Surabaya.
Cerita Sex Janda Bohay Pengobat Birahiku
Isteriku Lia yg terpaut lima tahun dariku sudah dipanggil menghadap
hadirat penciptanya. Tinggal aqu seorang diri dgn dua orang anak yg
masih membutuhkan perhatian penuh. Cerita Dewasa 2017 Janda Bohay
Pengobat Rindu Cerita Dewasa TerbaruAqu harus menjadi ayah sekaligus ibu
bagi mereka. Bukan hal yg mudah. Sejumlah kawan menyarankan untuk
menikah lagi agar anak-anak memperoleh ibu baru. Anjuran yg bagus, namun
aqu tak ingin anak-anak mendapat seorang ibu tiri yg tak menyaygi
mereka. Karena itu aqu sangat hati-hati. Cerita Dewasa 2017 Janda Bohay
Pengobat Rindu – Kehadiran anak-anak jelas merupakan hiburan yg tak
tergantikan. Anita kini berumur sepuluh tahun dan Marko adiknya berumur
enam tahun. Anak-anak yg lucu dan pintar ini sangat mengisi
kekosonganku. Namun kalau anak-anak lagi berkumpul bersama
kawan-kawannya, kesepian itu senantiasa menggoda. Ketika hari sudah
larut malam dan anak-anak sudah tidur, kesepian itu semakin menyiksa.
Sejalan dgn itu, nafsu birahiku yg tergolong besar itu meledak-ledak
butuh penyaluran. Beberapa kawan mengajakku mencari perempuan panggilan
namun aqu tak berani. Resiko terkena penyakit mengendurkan niatku.
Terpaksa aqu bermasturbasi. Sesaat aqu merasa lega, namun sesudah itu
keinginan untuk menggeluti tubuh seorang perempuan selalu muncul di
kepalaqu karena rasa kesepian. Tak terasa tiga bulan sudah berlalu.
Perlahan-lahan aqu mulai menaruh perhatian ke perempuan-perempuan lain.
Beberapa kawan kerja di kantor yg masih lajang kelihatannya membuka
peluang. Namun aqu lebih suka memiliki mereka sebagai kawan. Cerita
Dewasa 2017 Janda Bohay Pengobat Rindu – Karena itu tak ada niat untuk
membina hubungan serius. Di saat keinginan untuk menikmati tubuh seorang
perempuan semakin meningkat, kesempatan itu datang dgn sendirinya.
Senja itu di hari Jumat, aqu pulang kerja. Sepeda motorku santai saja
kularikan di sepanjang Jalan Darmo. Maklum sudah mulai gelap dan aqu tak
terburu-buru. Di depan hotel Mirama kulihat seorang perempuan
kebingungan di samping mobilnya, Suzuki Baleno. Rupanya mogok.
Kendaraan-kendaraan lain melaju lewat, tak ada orang yg peduli. Ia
menoleh ke kiri dan ke kanan, tak tahu apa yg hendak dilaqukan. Rupanya
mencari bantuan. Aqu mendekat. “Ada yg bisa aqu bantu, Mbak?” tanyaqu
sopan. Ia terkejut dan menatapku agak curiga. Aqu memahaminya.
Akhir-akhir ini banyak kejahatan berkedok tawaran bantuan seperti itu.
“Tak usah taqut, Mbak”, kataqu.”Namaqu Ardy. Boleh aqu lihat mesinnya?”
Walaupun agak segan ia mengucapkan terima kasih dan membuka kap
mesinnya. Ternyata hanya problema penyumbatan slang bensin. Aqu
membetulkannya dan mesin dihidupkan lagi. Ia ingin membayar namun aqu
menolak. Kejadian itu berlalu begitu saja. Tak kuduga hari berikutnya
aqu bertemu lagi dgnnya di Tunjungan Plaza. Aqu sedang menemani
anak-anak berjalan-jalan ketika ia menyapaqu. Kuperkenalkan dia pada
anak-anak. Ia tersenyum manis kepada keduanya. “Sekali lagi terima kasih
untuk bantuan kemarin sore”, katanya,”Namaqu Meywan. Maaf, kemarin tak
sempat berkenalan lebih lanjut.” “Aqu Ardy”, sahutku sopan. Cerita
Dewasa 2017 Janda Bohay Pengobat Rindu – Harus kuaqui, mataqu mulai
mencuri-curi pandang ke seluruh tubuhnya. Perempuan itu jelas turunan
Cina. Kontras dgn pakaian kantor kemarin, ia sungguh menarik dalem
pakaian santainya. Ia mengenakan celana jeans biru agak ketat, dipadu
dgn kaos putih berlengan pendek dan leher rendah. Pakaiannya itu jelas
menampilkan keseksian tubuhnya. Buah dadanya yg ranum berukuran
kira-kira 38 menonjol dgn jujurnya, dipadu oleh pinggang yg ramping.
Pinggulnya bundar indah digantungi oleh dua bongkahan bokong yg besar.
“Kok bengong”, katanya tersenyum-senyum,”Ayo minum di sana”, ajaknya.
Seperti kerbau dicocok hidungnya aqu menurut saja. Ia menggandeng kedua
anakku mendahului. Keduanya tampak ceria dibelikan es krim, sesuatu yg
tak pernah kulaqukan. Kami duduk di meja terdekat sembari memperhatikan
orang-orang yg lewat. “Ibunya anak-anak nggak ikut?” tanyanya. Cerita
Sex Terbaru Aqu tak menjawab. Aqu melirik ke kedua anakku, Anita dan
Marko. Anita menunduk menghindari air mata. “Ibu sudah di surga, Tante”,
kata Marko polos. Ia memandangku. “Isteriku sudah meninggal”, kataqu.
Hening sejenak. “Maaf”, katanya,”Aqu tak bermaksud mencari tahu”,
lanjutnya dgn rasa bersalah. Pokok pembicaraan beralih ke anak-anak, ke
sekolah, ke pekerjaan dan sebagainya. Akhirnya aqu tahu kalau ia manajer
cabang satu perusahaan pemasaran tekstil yg mengelola beberapa toko
pakaian. Aqu juga akhirnya tahu kalau ia berumur 32 tahun dan sudah
menjanda selama satu setengah tahun tanpa anak. Selama pembicaraan itu
sulit mataqu terlepas dari bongkahan dadanya yg menonjol padat.
Menariknya, sering ia menggerak-gerakkan tubuhnya sehingga buah dadanya
itu dapat lebih menonjol dan kelihatan jelas bentuknya. Beberapa kali
aqu menelan air liur membaygkan nikmatnya menggumuli tubuh bahenol nan
seksi ini. “Nggak berpikir menikah lagi?” tanyaqu. “Rasanya nggak ada yg
mau sama aqu”, sahutnya. “Ah, Masak!” sahutku,”Aqu mau kok, kalau
diberi kesempatan”, lanjutku sedikit nakal dan memberanikan diri.”Kamu
masih cantik dan menarik. Seksi lagi.” “Ah, Ardy bisa aja”, katanya
tersipu-sipu sembari menepuk tanganku. Tapi nampak benar ia senang dgn
ucapanku. Tak terasa hampir dua jam kami duduk ngobrol. Akhirnya
anak-anak mendesak minta pulang. Meywan, perempuan Cina itu, memberikan
alamat rumah, nomor telepon dan HP-nya. Ketika akan beranjak
meninggalkannya ia berbisik, “Aqu menunggu Ardy di rumah.” Hatiku
bersorak-sorak. Lelaki mana yg mau menolak kesempatan berada bersama
perempuan semanis dan seseksi Meywan. Aqu mengangguk sembari mengedipkan
mata. Ia membalasnya dgn kedipan mata juga. Ini kesempatan emas.
Apalagi sore itu Anita dan Marko akan dijemput kakek dan neneknya dan
bermalam di sana. “OK. Malam nanti aqu main ke rumah”, bisikku juga,
“Jam tujuh aqu sudah di sana.” Ia tersenyum-senyum manis. Sore itu
sesudah anak-anak dijemput kakek dan neneknya, aqu membersihkan sepeda
motorku lalu mandi. Sembari mandi imajinasi seksualku mulai muncul.
Bagaimana tampang Meywan tanpa pakaian? Pasti indah sekali tubuhnya yg
bugil. Dan pasti sangatlah nikmat menggeluti dan menyetubuhi tubuh
semontok dan selembut itu. Apalagi aqu sebetulnya sudah lama ingin
menikmati tubuh seorang perempuan Cina. Tapi apakah ia mau menerimaqu?
Apalagi aqu bukan orang Cina. Dari kawasan Timur Indonesia lagi. Kulitku
agak gelap dgn rambut yg ikal. Tapi.. Peduli amat. Toh ia yg
mengundangku.
Cerita Dewasa,Cerita Sex,Cerita Panas,Cerita bokep,Cerita
Ngentot,Cerita ABG,Cerita Sedarah,Cerita Tante,Cerita Sex
Selingkuh,Cerita Terbaru 2018
Andaikata aqu diberi kesempatan, tak akan kumur-siakan.
Kalau toh ia hanya sekedar mengungkapkan terima kasih atas pertolongaqu
kemarin, yah tak apalah. Aqu tersenyum sendiri. Jam tujuh lewat lima
menit aqu berhasil menemukan rumahnya di kawasan Margorejo itu. Rumah yg
indah dan mewah untuk ukuranku, berlantai dua dgn lampu depan yg buram.
Kupencet bel dua kali. Selang satu menit seorang perempuan separuh baya
membukakan pintu pagar. Rupanya pembantu rumah tangga. “Pak Ardy?” ia
bertanya, “Silahkan, Pak. Bu Meywan menunggu di dalem”, lanjutnya lagi.
Aqu mengikuti langkahnya dan dipersilahkan duduk di ruang tamu dan iapun
menghilang ke dalem. Selang semenit, Meywan keluar. Ia mengenakan baju
dan celana santai di bawah lutut. Aqu berdiri menyambutnya. “Selamat
datang ke rumahku”, katanya. Ia mengembangkan tangannya dan aqu
dirangkulnya. Sebuah ciuman mendarat di pipiku. Ini ciuman pertama
seorang perempuan ke pipiku sejak kematian isteriku. Aqu berdebaran. Ia
menggandengku ke ruang tengah dan duduk di sofa yg empuk. Mulutku seakan
terkunci. Beberapa saat bercakap-cakap, si pembantu rumah tangga datang
menghantar minuman. “Silahkan diminum, Pak”, katanya sopan, “Aqu juga
sekalian pamit, Bu”, katanya kepada Meywan. “Makan sudah siap, Bu. Aqu
datang lagi besok jam sepuluh.” “Biar masuk sore aja, Bu”, kata Meywan,
“Aqu di rumah aja besok. Datang saja jam tiga-an.” Pembantu itu
mengangguk sopan dan berlalu. “Ayo minum. Santai aja, aqu mandi dulu”,
katanya sembari menepuk pahaqu. Tersenyum-senyum ia berlalu ke kamar
mandi. Di saat itu kuperhatikan. Pakaian santai yg dikenakannya cukup
memberikan gambaran bentuk tubuhnya. Buah dadanya yg montok itu menonjol
ke depan laksana gunung. Bokongnya yg besar dan bulat berayun-ayun
lembut mengikuti gerak jalannya. Pahanya padat dan mulus ditopang oleh
betis yg indah. “Santai saja, anggap di rumah sendiri”, lanjutnya
sebelum menghilang ke balik pintu. Dua puluh menit menunggu itu rasanya
seperti seabad. Ketika akhirnya ia muncul, Meywan membuatku terkesima.
Rambutnya yg panjang sampai di punggungnya dibiarkan tergerai. Wajahnya
segar dan manis. Ia mengenakan baju tidur longgar berwarna cream dipadu
celana berenda berwarna serupa. Namun yg membuat mataqu membelalak ialah
bahan pakaian itu tipis, sehingga pakaian dalemnya jelas kelihatan. BH
merah kecil yg dikenakannya menutupi hanya sepertiga buah dadanya
memberikan pemandangan yg indah. Celana dalem merah jelas memberikan
bentuk bokongnya yg besar bergelantungan. Pemandangan yg menggairahkan
ini spontan mengungkit nafsu birahiku. Kemaluanku mulai bergerak-gerak
dan berdenyut-denyut. “Aqu tahu, Ardy suka”, katanya sembari duduk di
sampingku, “Siang tadi di TP (Tunjungan Plaza) aqu lihat mata Ardy tak
pernah lepas dari buah dadaqu. Tak usah khawatir, malam ini sepenuhnya
milik kita.” Cerita Sex Ia lalu mencium pipiku. Nafasnya menderu-deru.
Dalem hitungan detik mulut kami sudah lekat berpagutan. Aqu merengkuh
tubuh montok itu ketat ke dalem pelukanku. Tangaqu mulai bergerilya di
balik baju tidurnya mencari-cari buah dadanya yg montok itu. Ia
menggeliat-geliat agar tanganku lebih leluasa bergerak sembari mulutnya
terus menyambut permainan bibir dan lidahku. Lidahku menerobos mulutnya
dan bergulat dgn lidahnya. Tangannya pun aktif menyerobot T-shirt yg
kukenakan dan meraba-raba perut dan punggungku. Membalas gerakannya itu,
tangan kananku mulai merayapi pahanya yg mulus. Kunikmati kehalusan
kulitnya itu. Semakin mendekati pangkal pahanya, kurasa ia membuka
kakinya lebih lebar, biar tanganku lebih leluasa bergerak.
Peralahan-lahan tanganku menyentuh gundukan kemaluannya yg masih
tertutup celana dalem tipis. Jariku menelikung ke balik celana dalem itu
dan menyentuh bibir kemaluannya. Ia mengaduh pendek namun segera
bungkam oleh permainan lidahku. Kurasakan tubuhnya mulai menggeletar
menahan nafsu birahi yg semakin meningkat. Tangannyapun menerobos celana
dalemku dan tangan lembut itu menggenggam batang kemaluan yg
kubanggakan itu. Kemaluanku tergolong besar dan panjang. Ukuran tegang
penuh kira-kira 15 cm dgn diameter sekitar 4 cm. Senjata kebanggaanku
inilah yg pernah menjadi kesukaan dan kebanggaan isteriku. Aqu yakin
senjataqu ini akan menjadi kesukaan Meywan. Ia pasti akan ketagihan.
“Au.. Besarnya”, kata Meywan sembari mengelus lembut kemaluanku. Elusan
lembut jari-jarinya itu membuat kemaluanku semakin mengembang dan
mengeras. Aqu mengerang-ngerang nikmat. Ia mulai menjilati dagu dan
leherku dan sejalan dgn itu melepaskan bajuku. Segera sesudah lepas
bajuku bibir mungilnya itu menyentuh puting susuku. Lidahnya bergerak
lincah menjilatinya. Aqu merasakan kenikmatan yg luar biasa. Tangannya
kembali menerobos celanaqu dan menggenggam kemaluanku yg semakin
berdenyut-denyut. Aqu pun bergerak melepaskan pakaian tidurnya. Rasanya
seperti bermimpi, seorang perempuan Cina yg cantik dan seksi duduk di
pahaqu hanya dgn celana dalem dan BH. “Ayo ke kamar”, bisiknya, “Kita
tuntaskan di sana.” Aqu bangkit berdiri. Ia menjulurkan tangannya minta
digendong. Tubuh bahenol nan seksi itu kurengkuh ke dalem pelukanku.
Kuangkat tubuh itu dan ia bergayut di leherku. Lidahnya terus menerabas
batang leherku membuat nafasku terengah-engah nikmat. Buah dadanya yg
sungguh montok dan lembut menempel lekat di dadaqu. Masuk ke kamar
tidurnya, kurebahkan tubuh itu ke ranjang yg lebar dan empuk. Aqu
menariknya berdiri dan mulai melepaskan BH dan celana dalemnya. Ia
membiarkan aqu melaqukan semua itu sembari mendesah-desah menahan
nafsunya yg pasti semakin menggila. Sesudah tak ada selembar benangpun
yg menempel di tubuhnya, aqu mundur dan memandangi tubuh telanjang bulat
yg mengagumkan itu. Kulitnya putih bersih, wajahnya bulat telur dgn
mata agak sipit seperti umumnya orang Cina. Rambutnya hitam tergerai
sampai di punggungnya. Buah dadanya sungguh besar namun padat dan
menonjol ke depan dgn puting yg kemerah-merahan. Perutnya rata dgn
lekukan pusar yg menawan. Pahanya mulus dgn pinggul yg bundar digantungi
oleh dua bongkah bokong yg besar bulat padat. Di sela paha itu kulihat
gundukan hitam lebat bulu kemaluannya. Sungguh pemandangan yg indah dan
menggairahkan birahi.
Cerita Dewasa,Cerita Sex,Cerita Panas,Cerita bokep,Cerita
Ngentot,Cerita ABG,Cerita Sedarah,Cerita Tante,Cerita Sex
Selingkuh,Cerita Terbaru 2018
“Ngapain hanya lihat tok,” protesnya. “Aqu kagum
akan keindahan tubuhmu”, sahutku. “Semuanya ini milikmu”, katanya
sembari merentangkan tangan dan mendekatiku. Tubuh bugil polos itu kini
melekat erat ditubuhku. Didorongnya aqu ke atas ranjang empuk itu.
Mulutnya segera menjelajahi seluruh dada dan perutku terus menurun ke
bawah mendekati pusar dan pangkal pahaqu. Tangannya lincah melepaskan
celanaqu. Celana dalemku segera dipelorotnya. Kemaluanku yg sudah tegang
itu mencuat keluar dan berdiri tegak. Tiba-tiba mulutnya menangkap
batang kemaluanku itu. Kurasakan sensai yg luar biasa ketika lidahnya
lincah memutar-mutar kemaluanku dalem mulutnya. Aqu mengerang-ngerang
nikmat menahan semua sensasi gila itu. Puas mempermainkan kemaluanku dgn
mulutnya ia melepaskan diri dan merebahkan diri di sampingku. Aqu
menelentangkannya dan mulutku mulai beraksi. Kuserga buah dada kanannya
sembari tangan kananku meremas-remas buah dada kirinya. Bibirku mengulum
puting buah dadanya yg mengeras itu. Buah dadanya juga mengeras
diiringi deburan jantungnya. Puas buah dada kanan mulutku beralih ke
buah dada kiri. Lalu perlahan namun pasti aqu menuruni perutnya. Ia
menggelinjang-linjang menahan desakan birahi yg semakin menggila. Aqu
menjilati perutnya yg rata dan menjulurkan lidahku ke pusarnya. “Auu..”
erangnya, “Oh.. Oh.. Oh..” jeritnya semakin keras. Mulutku semakin
mendekati pangkal pahanya. Perlahan-lahan pahanya yg mulus padat itu
membuka, menampakkan liang surgawinya yg sudah merekah dan basah. Rambut
hitam lebat melingkupi liang yg kemerah-merahan itu. Kudekatkan mulutku
ke liang itu dan perlahan lidahku menyuruk ke dalem liang yg sudah
basah membanjir itu. Ia menjerit dan spontan duduk sembari menekan
kepalaqu sehingga lidahku lebih dalem terbenam. Tubuhnya
menggeliat-geliat seperti cacing kepanasan. Bokongnya menggeletar hebat
sedang pahanya semakin lebar membuka. “Aaa.. Auu.. Ooo..”, jeritnya
keras. Aqu tahu tak ada sesuatu pun yg bakalan menghalangiku menikmati
dan menyetubuhi si canting bahenon nan seksi ini. Tapi aqu tak ingin
menikmatinya sebagai orang raqus. Sedikit demi sedikit namun sangat
nikmat. Aqu terus mempermainkan klitorisnya dgn lidahku. Tiba-tiba ia
menghentakkan bokongnya ke atas dan memegang kepalaqu erat-erat. Ia
melolong keras. Pada saat itu kurasakan banjir cairan vaginanya. Ia
sudah mencapai orgasme yg pertama. Aqu berhenti sejenak membiarkan ia
menikmatinya. Sesudah itu mulailah aqu menjelajahi kembali bagian
tersensitif dari tubuhnya itu. Kembali erangan suaranya terdengar tanda
birahinya mulai menaik lagi. Tangannya terjulur mencari-cari batang
kejantananku. Kemaluanku sudah tegak sekeras beton. Ia meremasnya. Aqu
menjerit kecil, karena nafsuku pun sudah diubun-ubun butuh penyelesaian.
Cerita Sex 2017 Kudorong tubuh bahenon nan seksi itu rebah ke kasur
empuk. Perlahan-lahan aqu bergerak ke atasnya. Ia membuka pahanya
lebar-lebar siap menerima penetrasi kemaluanku. Kepalanya bergerak-gerak
di atas rambutnya yg terserak.
Cerita Dewasa,Cerita Sex,Cerita Panas,Cerita bokep,Cerita
Ngentot,Cerita ABG,Cerita Sedarah,Cerita Tante,Cerita Sex
Selingkuh,Cerita Terbaru 2018
Mulutnya terus menggumam tak jelas.
Matanya terpejam. Kuturunkan bokongku. Batang kemaluanku berkilat-kilat
dan memerah kepalanya siap menjalankan tugasnya. Kuusap-usapkan
kemaluanku di bibir kemaluannya. Ia semakin menggelinjang seperti
kepinding. “Cepat.. Cepat.. Aqu sudah nggak tahan!” jeritnya. Kuturunkan
bokongku perlahan-lahan. Dan.. BLESS! Kemaluanku menerobos liang
senggamanya diiringi jeritannya membelah malam. Tetangga sebelah mungkin
bisa mendengar lolongannya itu. Aqu berhenti sebentar membiarkan dia
menikmatinya. Lalu kutekan lagi bokongku sehingga kemaluanku yg panjang
dan besar itu menerobos ke dalem dan terbenam sepenuhnya dalem liang
surgawi miliknya. Ia menghentak-hentakkan bokongnya ke atas agar lebih
dalem menerima diriku. Sejenak aqu diam menikmati sensasi yg luar biasa
ini. Lalu perlahan-lahan aqu mulai menggerakkan kemaluanku. Balasannya
juga luar biasa. Dinding-dinding liang kemaluannya berusaha menggenggam
batang kemaluanku. Rasanya seberti digigit-gigit. Bokongnya yg bulat
besar itu diputar-putar untuk memperbesar rasa nikmat. Buah dadanya
tergoncang-goncang seirama dgn genjotanku di kemaluannya. Matanya
terpejam dan bibirnya terbuka, berdesis-desis mulutnya menahankan rasa
nikmat. Desisan itu berubah menjadi erangan kemudian jeritan panjang
terlontar membelah udara malam. Kubungkam jeritannya dgn mulutku.
Lidahku bertemu lidahnya. Sementara di bawah sana kemaluanku leluasa
bertarung dgn kemaluannya, di sini lidahku pun leluasa bertarung dgn
lidahnya. “OH..”, erangnya, “Lebih keras sayg, lebih keras lagi.. Lebih
keras.. Oooaah!” Tangannya melingkar merangkulku ketat. Kuku-kukunya
membenam di punggungku. Pahanya semakin lebar mengangkang. Terdengar
bunyi kecipak lendir kemaluannya seirama dgn gerakan bokongku. Di saat
itulah kurasakan gejala ledakan magma di batang kemaluanku. Sebentar
lagu aqu akan orgasme. “Aqu mau keluar, Meywan”, bisikku di sela-sela
nafasku memburu. “Aqu juga”, sahutnya, “Di dalem sayg. Keluarkan di
dalem. Aqu ingin kamu di dalem.” Kupercepat gerakan bokongku. Keringatku
mengalir dan menyatu dgn keringatnya. Bibirku kutekan ke bibirnya.
Kedua tanganku mencengkam kedua buah dadanya.
Cerita Dewasa,Cerita Sex,Cerita Panas,Cerita bokep,Cerita
Ngentot,Cerita ABG,Cerita Sedarah,Cerita Tante,Cerita Sex
Selingkuh,Cerita Terbaru 2018
Diiringi geraman keras
kuhentakkan bokongku dan kemaluanku membenam sedalem-dalemnya. Spermaqu
memancar deras. Ia pun melolong panjang dan menghentakkan bokongnya ke
atas menerima diriku sedalem-dalemnya. Kedua pahanya naik dan membelit
bokongku. Ia pun mencapai puncaknya. Kemaluanku berdenyut-denyut
memuntahkan spermaqu ke dalem rahimnya. Inilah orgasmeku yg pertama di
dalem kemaluan seorang perempuan sejak kematian isteriku. Dan ternyata
perempuan itu adalah Meywan yg cantik bahenol dan seksi. Sekitar sepuluh
menit kami diam membatu mereguk semua detik kenikmatan itu. Lalu
perlahan-lahan aqu mengangkat tubuhku. Aqu memandangi wajahnya yg
berbinar karena birahinya sudah terpuaskan. Ia tersenyum dan membelai
wajahku. “Ardy, kamu hebat sekali, sayg”, katanya, “Sudah lebih dari
setahun aqu tak merasakan lagi kejantanan lelaki seperti ini.” “Meywan
juga luar biasa”, sahutku, “Aqu sungguh puas dan bangga bisa menikmati
tubuhmu yg menawan ini. Meywan tak menyesal bersetubuh dgnku?” “Tak”,
katanya, “Aqu malah berbangga bisa menjadi perempuan pertama sesudah
kematian isterimu. Mau kan kamu memuaskan aqu lagi nanti?” “Tentu saja
mau”, kataqu, “Bodoh kalau nolak rejeki ini.” Ia tertawa. “Kalau kamu
lagi pingin, telepon saja aqu,” lanjutnya, “Tapi kalau aqu yg pingin,
boleh kan aqu nelpon?” “Tentu.. Tentu..”, balasku cepat. “Mulai sekarang
kamu bisa menyetubuhi aqu kapan saja. Tinggal kabarkan”, katanya.
Hatiku bersorak ria. Aqu mencabut kemaluanku dan rebah di sampingnya.
Kurang lebih setengah jam kami berbaring berdampingan. Ia lalu
mengajakku mandi. Lapar katanya dan pingin makan. Malam itu hingga hari
Minggu siang sungguh tak terlupakan. Kami terus berpacu dalem birahi
untuk memuaskan nafsu. Aqu menyetubuhinya di sofa, di meja makan, di
dapur, di kamar mandi dalem berbagai posisi. Di atas, di bawah, dari
belakang. Pendek kata hari itu adalah hari penuh kenikmatan birahi.
Dapat ditebak, pertemuan pertama itu berlanjut dgn aneka pertemuan lain.
Kadang-kadang kami mencari hotel namun terbanyak di rumahnya. Sesekali
ia mampir ke tempatku kalau anak-anak lagi mengunjungi kakek dan
neneknya. Pertemuan-pertemuan kami selalu diisi dgn permainan birahi yg
panas dan menggairahkan.
Cerita Dewasa,Cerita Sex,Cerita Panas,Cerita bokep,Cerita
Ngentot,Cerita ABG,Cerita Sedarah,Cerita Tante,Cerita Sex
Selingkuh,Cerita Terbaru 2017
Tidak ada komentar:
Posting Komentar